Pemikiran Empirisme

INISIASI 3
Empirisme adalah paham filsafat yang mengajarkan bahwa yang benar ialah yang logis dan ada bukti empiris. Dengan empirisme aturan (untuk mengatur manusia dan alam) itu dibuat. Empirisme juga memiliki kekurangan yaitu ia belum terukur. Empirisme hanya sampai pada konsep-konsep yang
umum. Seorang empirisme biasanya berpendirian, kita dapat memperoleh pengetahuan melalui pengalaman. Pengetahuan diperoleh dengan perantaraan indera.
Kelebihan empirisme adalah pengalaman indera merupakan sumber pengetahuan yang benar, karena faham empiris mengedepankan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.
Kelemahan empirisme cukup banyak diantaranya adalah sebagai berikut:
a. Indra terbatas. Benda yang jauh kelihatan kecil..
b. Indera menipu. Pada orang yang sakit malaria, gulanya rasanya  pahit, udara panas dirasakan  dingin. Ini akan menimbulkan pengetahuan empiris yang salah juga.
c. Objek yang menipu. Contohnya ilusi, fatamorgana. Jadi, objek itu sebenarnya tidak sebagaimana ia tangkap oleh alat indera; ia membohongi indera. Ini jelas dapat menimbulkan inderawi yang salah.
d. Indera dan objek sekaligus. Empirisme lemah karena keterbatasan indera manusia.

Pemikiran Empirisme

Empirisme adalah suatu paham pemikiran yang mengajarkan bahwa pengalaman merupakan sumber utama dari pengetahuan. Filsuf ternama di masa ini adalah Francis Bacon, Thomas Hobbes,dan John Locke. Terdapat perbedaan prinsip dasar pada pemikiran empirisme dan rasionalisme.
TUGAS 1

Apakah perbedaan pemikiran Rasionalisme dan Empirisme ? Jelaskan dan berilah contoh filsuf filsuf di dua masa itu beserta pemikirannya.Kerjakanlah tugas sebaik mungkin, agar bisa membantu nilai anda semuanya. Selamat mengerjakan. Batas akhir pengumpulan TUGAS 1 adalah tanggal 25 September 2016. Terimakasih.



Kolom 1 Kolom 2

Komentar

Postingan populer dari blog ini